Selasa, 11 September 2012

ABSTRAKSI

AMS|A<L DALAM AL-QUR’AN
(Studi atas Pemikiran Muh{ammad H{usain al-T{aba>t}aba>’i> dalam
Kitab al-Mi>za>n fi> Tafsi>r al-Qur’a>n)

Oleh:

ALFIN KHAERUDDIN PUAD



Salah satu metode al-Qur’an dalam menggugah jiwa manusia adalah dengan mengetengahkan ayat-ayat ams\a>l (perumpamaan). Oleh karena pentingnya ayat-ayat ams\a>l (perumpamaan) sebagai media untuk menjelaskan kepada manusia tentang berbagai persoalan, baik mengenai aspek keimanan, akidah, syari’ah, kemasyarakatan, keluarga maupun aspek-aspek lainnya, maka al-Qur’an pun menyajikan berbagai macam ams\a>l (perumpamaan) yang terkait dengan problematika yang menyertai kehidupan manusia, sejak di dunia fana sampai di alam akhirat. Ams\a>l (perumpamaan) merupakan bagian dari gaya bahasa ‘Arab yang memuat pesan-pesan dengan berbagai bentuk susunan kalimatnya yang singkat namun padat maknanya.


Penelitian ini berusaha memahami pandangan ‘Alla>mah al-T}aba>t}aba>’i> mengenai ams\a>l (perumpamaan) yang terdapat dalam al-Qur’an. Setelah mengumpulkan data, penulis berusaha menganalisis data tersebut menggunakan metode deskriptif analitis dan interpretatif. Dengan menguraikan ayat-ayat tentang ams\a>l (perumpamaan) secara teratur, diharapkan dapat menemukan konsepsi pemikirannya dan mengungkap nuansa yang dimaksud ‘Alla>mah al-T}aba>t}aba>’i secara khas dengan sedikit pemaparan yang argumentatif untuk melihat pandangannya dalam konteks yang lebih luas.
Alla>mah al-T}aba>t}aba>’i termasuk tokoh ulama Syi’i kontemporer. Karya besarnya dalam bidang al-Qur’an adalah al-Mi>za>n fi Tafsi>r al-Qur’a>n. Tafsir ini memiliki berbagai segi, yaitu: ilmiah, teknis, estetis, filosofis, historis, spiritual, sosiologis dan tradisional. Ia  menilai bahwa penafsiran al-Qur’an dengan al-Qur’an merupakan cara yang paling benar. Kaitannya dengan pembahasan ini, ia menegaskan bahwa perumpamaan yang terdapat dalam al-Qur’an memuat pengetahuan-pengetahuan tinggi yang menunjukkan maksud sejati al-Qur’an.
Selanjutnya, bagi ‘Alla>mah al-T{aba>t}aba>’i>, dasar dibuatkannya ams\a>l dalam al-Qur’an adalah oleh karena al-Qur’an itu sendiri ditujukan untuk semua manusia agar mereka dapat menyadari hakikat hidup dan kehidupannya. Allah swt membuat ams\al (perumpamaan) sesuai dengan kadar pengetahuan manusia. Dari sekian banyak ayat tentang ams\al (perumpamaan) dalam al-Qur’an, ‘Alla>mah al-T{aba>t}aba>’i> memfokuskan penafsirannya ke dalam tiga bentuk berdasarkan kedudukannya. Pertama, ams\al (perumpamaan) sebagai h}a>l, bentuk ini sangat relevan untuk menyampaikan sebuah bujukan dan ancaman Allah swt kepada manusia melalui sesuatu dengan menyebutkan kebaikan dan keburukan. Kedua, ams\al (perumpamaan) sebagai s}ifat, bentuk ini ditujukan untuk menyampaikan sebuah petunjuk dan bimbingan Allah swt bagi kemaslahatan manusia baik di dunia maupun di akhirat. Ketiga, ams\al (perumpamaan) sebagai qis}ah,  bentuk ini merupakan media untuk menyampaikan tujuan keagamaan yang menyiratkan adanya kebenaran, pelajaran dan peringatan. Sebuah realitas yang harus diyakini kebenarannya, termasuk peristiwa yang ada di dalamnya. 

0 komentar:

Posting Komentar

 
;